Pos wajib, dibayar lebih dulu
Sewa atau angsuran tempat tinggal, listrik, air, ongkos kerja, dan belanja pokok masuk ke sini. Nominalnya datang tiap bulan dengan wajah yang mirip. Perlakukan sebagai bilah yang rata: begitu pemasukan mendarat, pindahkan lebih dulu, jangan menunggu sisa.
Porsi lazimsekitar 50%
Pos lentur
Kopi sore, langganan hiburan, ongkos jalan-jalan, kado ulang tahun. Nilainya naik turun mengikuti suasana. Karena lentur, pos inilah yang paling gampang dipangkas ketika bulan terasa berat — sekaligus paling gampang membengkak saat tak ada yang mengawasi.
Porsi lazimsekitar 25%
Menyisihkan sebelum membelanjakan
Tabungan yang diambil dari sisa akhir bulan hampir selalu menyusut. Balik urutannya. Pindahkan nominalnya di hari yang sama dengan tanggal gajian, ke rekening tanpa kartu debit, lalu biarkan sampai bulan berikutnya.
Porsi lazimsekitar 15%
Cicilan: batas 30 persen
Semua angsuran digabung dulu — kendaraan, gawai, kartu kredit, pinjaman daring — baru dibandingkan dengan pemasukan bersih. Angka gabungan itu yang menentukan ruang gerak Anda. Angka per cicilan memang terlihat mungil satu per satu, dan di situlah jebakannya.
Batas aman gabunganmaksimal 30%